Sekartaji, putri Raja Kediri Prabu Lembu Amiluhur yang dikenal sangat cantik dan memiliki budi pekerti luhur. Kecantikannya bahkan terkenal hingga seluruh pelosok negeri dan mengundang ketertarikan para kesatria. Salah satunya adalah Raden Inu Kertapati yang dikenal sebagai Panji Asmara Bangun.
Kisah romansa Dewi Sekartaji dengan Raden Panji Asmara Bangun sangat populer hingga ke berbagai daerah. Cerita ini juga memiliki banyak versi di tanah air (Jawa, Bali, Kalimantan) hingga di Malaysia, Thailand, Kamboja, Myanmar dan Filipina, sebagai kekayaan budaya Nusantara.
Dewi Sekartaji yang bernama asli Putri Galuh Candra Kirana juga menggambarkan kejayaan Kerajaan Kadiri di masa lampau. Kebijaksanaan seorang pemimpin serta budi pekerti luhur seorang putri inilah yang menginspirasi tim kesenian SMK Kesehatan Rahani Husada untuk menyandang “Sekartaji” dalam setiap persembahan tarinya
Tim tari Sekartaji dari SMK Kesehatan Rahani Husada telah menggelar persembahan tari nya di berbagai kesempatan. Tidak hanya ajang lomba, tetapi juga di berbagai apresiasi seni, Salah satu persembahan tari dari Sekartaji yaitu pada kegiatan Lomba tari Kreasi Perjuangan yang diadakan oleh Kodim Klaten pada Jumat lalu (23/08). Lomba ini diikuti berbagai komunitas yang ada di Kabupaten Klaten
Pada kesempatan ini, Artika, Fajar, Lina, Revy dan Yusita membawakan tarian tradisional, yaitu tari Kentongan. Koreografi Tari Kenthongan mengangkat esensi dari pukulan kenthongan bambu, ditambah dengan permainan ritme dan dinamika gerak. Hasil dari eksplorasi pukulan kenthongan disusun dengan penambahan ragam gerak tradisi Jawa. Kostum penari disesuaikan dengan tema tari, menggunakan kemben yg khas nuansa desa dan penari membawa properti berupa kenthongan bambu.

Menariknya, penampilan selama kurang lebih 6 menit tersebut membawa decak kagum bagi para penonton setianya. Hingga pada akhirnya saat pengumuman, Sekartaji abad 21 ini membawa pulang piala Juara II Lomba Tari Kreasi Perjuangan tingkat kabupaten.

Sekartaji abad 21, tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga berprestasi dalam seni. Jaya Selalu Rahani!